Mengenal Digital Marketing untuk Sempurnakan Praktik Bisnis Online

Kompetisi bisnis di zaman sekarang semakin ketat. Bermacam ide bisnis dikembangkan demi mengejar target konsumen dengan masing-masing strateginya. Pengusaha besar menerapkan format strategi yang didukung tim profesional, tapi jumlah pelaku usaha kecil dan menengah yang sukses pun tidak sedikit. Keberhasilan mengelola praktik bisnis di internet itu tidak lepas dari kemampuan merancang strategi dan praktik digital marketing.

Apa yang Dimaksud sebagai Digital Marketing?

Bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, digital marketing adalah pemasaran digital. Artinya, pemasaran ini melibatkan beragam perangkat elektronik atau daring demi menjaring calon konsumen supaya membeli produk. Sebagai pemilik produk, Anda akan mengerahkan beragam taktik dan strategi misalnya promosi via media sosial, email, website, dan lain-lain supaya calon konsumen benar-benar tertarik pada produk dan membelinya.

Prinsip Penting Praktik Digital Marketing

Semua pelaku bisnis online mengharapkan produk mereka laris dengan jumlah konsumen atau pelanggan yang terus meningkat. Yang harus disadari adalah fakta persaingan bisnis online yang sangat kompetitif dan ketat. Bahkan, tren bisnis online terus melesat naik dan sekarang ini nyaris melampaui praktik bisnis konvensional. Jadi, praktik digital marketing tidak mungkin diterapkan seragam atau sama persis dengan yang lain.

Oleh karena itu, praktik digital marketing hanya bisa dipelajari dan dipraktekkan jika memahami 3 prinsip penting ini:

1. Kecepatan

Apa maksudnya kecepatan? Dunia internet berputar sangat rapid. Satu informasi muncul lalu disusul yang terbaru. Alhasil, saat Anda harus mengikuti pola semacam itu. Praktik promosi biasanya mengemas isu tertentu yang seharusnya relevan dengan konteks apa yang sedang trending di dunia maya. Respons ke pasar atau publik harus cepat. Dengan kata lain, kita tidak dapat membeli momen sehingga harus selalu tanggap dengan berbagai isu yang hendak diangkat sebagai konten promosi produk.

2. Kreativitas

Profesi yang sekarang ini sedang terangkat namanya adalah content creator. Istilah tersebut kerap diasosiasikan dengan YouTuber atau selebgram. Padahal, semua konten yang dibuat dan ditayangkan di berbagai platform dunia maya merupakan hasil kerja kreatif content creator. Konten-konten kreatif yang dirilis untuk tujuan promosi merupakan praktik digital marketing. Semakin menarik perhatian publik di jagat maya, potensinya untuk viral akan menguatkan promosi.

3. Relasi dengan pasar

Bisnis online yang menerapkan teknik digital marketing dituntut punya kemampuan membangun relasi dengan pasar yang kuat. Pelaku bisnis harus punya skill merespons publik sekaligus membangun interaksi. Melalui setiap kanal yang dimiliki, relasi dengan pelanggan mesti dijaga dengan baik.

Keuntungan Menerapkan Digital Marketing

Praktik pemasaran digital terbukti selalu menguntungkan bagi pelaku bisnis. Beragam keuntungan itu mencakup penghematan biaya promosi, isu yang selalu relevan, dan jangkauan pasar luas.

1. Hemat Biaya Promosi

Praktik promosi dan pemasaran secara konvensional sering menyedot anggaran perusahaan. Sebuah perusahaan yang sudah mapan tentunya tidak begitu mempermasalahkan hal itu karena biasanya sudah ada slot khusus untuk biaya promosi dan pemasaran. Namun, bagaimana dengan para pelaku bisnis kecil dan menengah? Praktik pemasaran digital adalah solusi yang akan menghemat anggaran bisnis. Bahkan, makin banyak perusahaan besar yang menerapkan pemasaran digital dengan alasan efisiensi biaya dan efektivitas target promosi.

2. Selalu Relevan

Anda selalu bisa memadukan konten promosi dan isu tertentu yang relevan di dunia maya. Teknik ini sering digunakan dan kerap berhasil memancing penasaran termasuk membentuk persepsi positif atas produk. Relevansi konten promosi ini dapat disesuaikan sesuai ranah platform seperti Facebook, Instagram, Twitter, atau media sosial lainnya.

3. Jangkauan Pasar

Terbukti dengan adanya internet sebagai sarana promosi, jangkauan pasar kian meluas. Bukan hal yang mustahil jika ada konsumen berasal dari negara lain. Pemetaannya pun jadi lebih mudah dan dapat disesuaikan target penjualan.

4. Memudahkan Meraih Target Konsumen

Jika bisnis yang dikelola semakin mapan, Anda harus mengelolanya secara rapi dan salah satunya adalah penetapan target. Kita tidak dapat mengawang-awang berapa target pemasaran yang akan dicapai. Tidak ada dalam kamus bisnis yang namanya menetapkan target sebanyak mungkin.

5. Mencapai Posisi Strategis dalam Persaingan Bisnis

Semua pelaku bisnis punya kesempatan yang sama di dunia maya. Mau perusahaan besar atau UKM (Usaha Kecil Menengah), asalkan menerapkan strategi pemasaran yang tepat, semua punya peluang menempati posisi strategis dalam konteks persaingan bisnis.

6. Memacu Profit

Target promosi dan pemasaran yang tercapai notabene menghasilkan profit. Semakin berhasil praktik pemasarannya, nilai profitnya pun akan lebih tinggi. Anda hanya perlu mengelola praktik promosi dan pemasaran digital yang lebih fleksibel tapi tetap terjaga kualitasnya.

7. Evaluasi Bisnis

Pemasaran digital memudahkan Anda menganalisis kekuatan dan kelemahan bisnis yang sedang dijalankan. Semua itu merupakan bahan evaluasi yang sangat penting demi peningkatan kualitas pemasaran dan pencapaian target yang lebih besar.

Jenis-jenis Digital Marketing

Cukup banyak jenis digital marketing yang dapat dicoba khususnya bagi pemula. Semua praktik pemasaran digital ini juga sangat ramah pengguna dan memungkinkan pemantauan yang lebih cermat demi evaluasi terbaik. Berikut ini adalah jenis-jenis pemasaran digital yang kiranya cocok untuk bisnis Anda.

1. Content Marketing

Fokus utama dari content marketing adalah menciptakan dan membagikan konten pada segmen bisnis yang sedang Anda targetkan. Hal yang ditekankan adalah kualitas konten yang konsisten, punya nilai, relevan dengan calon konsumen, serta membangun engagement audiens yang lebih besar. Anda dapat menarik banyak konsumen baru melalui konten-konten yang sedang dicari audiens. Bermacam bentuk konten dapat diproduksi mulai dari video, blog, ebook, dan lain-lain.

2. Social Media Marketing

Penting sekali membangun brand awareness termasuk menjalin hubungan yang erat dengan konsumen. Salah satu alat yang terbukti ampuh untuk mencapai tujuan tersebut adalah media sosial. Anda dapat menyesuaikan jenis media sosial berdasarkan segmen usia, gender, latar belakang sosial, dan faktor-faktor lainnya.

3. Instant Message Marketing

Teknik ini juga cukup sering dijumpai dengan tujuan direct selling atau direct promotion. Caranya adalah dengan memanfaatkan aplikasi chat seperti WhatsApp, Line, hingga Facebook Messenger.

4. Affiliate Marketing

Metode pemasaran digital yang diterapkan secara kolaboratif, yakni menjalin kerjasama dengan pihak lain demi mempromosikan sebuah produk. Misalnya, promosi produk yang dilakukan oleh seorang influencer dengan sebuah perusahaan.

5. Search Engine Optimization (SEO)

Teknik yang hukumnya wajib diterapkan dalam pemasaran digital. Metode SEO dimaksudkan untuk mencapai target rating tinggi di laman pencarian internet. Anda dapat mempelajari sendiri metode ini atau mengandalkan jasa SEO profesional.

6. Pay-Per-Click (PPC)

Metode ini sebenarnya jarang digunakan pelaku bisnis di Indonesia. Namun, PPC bukan hal yang asing di jagat maya dan sering dimanfaatkan perusahaan-perusahaan asing. Selain menjadi alat promosi yang efektif, metode ini juga menghasilkan profit yang lumayan dari setiap iklan yang diklik.

Email Marketing

Email Marketing termasuk metode pemasaran digital yang cukup panjang usianya, dan sempat jadi alat utama promosi di awal-awal penggunaan internet oleh publik. Meskipun banyak yang menganggapnya sudah usang, metode pemasaran digital ini terbukti mampu memberikan dampak promosi yang lumayan positif.

0 0 vote
Article Rating
Share this:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x