Mengapa Pemerintah Jepang Hack Rakyat Mereka Sendiri?

Essentials.id – Aneh rasanya mendengar ada pemerintah memiliki rencana untuk “hack” rakyat mereka sendiri.

Tetapi pemerintah Jepang baru saja menyetujui undang-undang yang mengijinkan “spesialis” (hackers) dari National Institute of Information and Communications Technology (NICT) untuk melakukan penyusupan ke gadget masyarakat Jepang, tentu saja dengan diawasi oleh departemen dalam negeri Jepang.

Mengapa hal ini perlu dilakukan?

Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan yang jelas. Menjelang perhelatan olimpiade Tokyo 2020, pemerintah Jepang ingin memastikan bahwa semua infrastruktur mereka yang terhubung dengan internet terjaga dengan baik.

Tokyo 2020 logo
Tokyo 2020 Logo

Pada perhelatan Winter Olympic 2018 di Pyeongyang, sekelompok hacker Rusia meluncurkan serangan virus dengan nama “Olympic Destroyer” untuk mengganggu jalannya acara, dan pemerintah Jepang tidak ingin hal ini terjadi pada olimpiade mereka nanti pada 2020 di Tokyo.

Bagaimana cara pemerintah Jepang melakukan hack semua gadget masyarakatnya?

Pertama-tama yang akan mereka lakukan adalah mencoba melakukan login dengan menggunakan username dan password default dan juga password yang umum dipakai.

Setelah itu gadget yang berhasi di hack tersebut akan mendapatkan notifikasi kalau gadget mereka rentan di hack dan memberikan peringatan ke user untuk mengganti password dan username yang lebih sulit untuk ditebak.

Apakah pemerintah Indonesia perlu melakukan hal sejauh ini? Apalagi sebentar lagi pemilu akan tiba. Regulasi-regulasi baru perlu diciptakan dengan cepat, sejajar dengan perkembangan teknologi informasi sangat cepat bertransformasi. (baca juga: Whatsapp sekarang tidak bisa untuk sebar hoax!)

Source: Mashable, Fast Company, Popular Mechanics

Share this:

Leave a Reply

Please Login to comment
  Subscribe  
Notify of