Mengapa Brand Mention Penting di Era AI

Cara orang mencari informasi di internet terus berubah. Jika sebelumnya pengguna lebih banyak mengetik kata kunci di mesin pencari, kini mereka juga mulai menggunakan AI untuk mencari jawaban, membandingkan pilihan, dan menemukan rekomendasi.
Perubahan ini membuat sebuah brand tidak cukup hanya memiliki website. Brand juga perlu hadir dalam berbagai sumber informasi yang relevan dan dipercaya.
Salah satu hal yang semakin menarik perhatian dalam kondisi ini adalah brand mention. Secara sederhana, brand mention adalah ketika nama sebuah brand disebut oleh pihak lain di internet, baik dalam artikel, berita, forum, media sosial, maupun sumber informasi lainnya.
Brand mention memang bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan sebuah strategi digital. Namun, keberadaan brand di berbagai sumber yang relevan dapat membantu membangun pengenalan dan kepercayaan terhadap brand.
Apa Itu Brand Mention?
Brand mention adalah penyebutan nama brand oleh pihak lain di internet.
Contohnya, sebuah media online menulis artikel dan menyebut nama perusahaan tertentu sebagai salah satu penyedia layanan di bidangnya. Contoh lainnya adalah ketika seorang ahli membahas sebuah produk dalam artikelnya atau ketika pengguna menceritakan pengalamannya menggunakan sebuah layanan.
Brand mention dapat muncul dalam berbagai bentuk, seperti:
- Artikel media online
- Blog
- Forum diskusi
- Media sosial
- Podcast
- Video
- Ulasan pelanggan
- Publikasi industri
- Situs komunitas
Penyebutan tersebut dapat berupa tautan menuju website maupun hanya menyebut nama brand tanpa memberikan tautan.
Hal yang penting bukan sekadar seberapa sering sebuah brand disebut, tetapi di mana brand tersebut disebut, dalam konteks apa, dan apakah sumbernya relevan serta dapat dipercaya.
Mengapa Brand Mention Semakin Penting di Era AI?
AI membutuhkan informasi dari berbagai sumber untuk memahami suatu topik, entitas, produk, maupun brand.
Ketika sebuah brand hanya muncul di website miliknya sendiri, informasi yang tersedia mengenai brand tersebut relatif terbatas. Sebaliknya, ketika brand juga dibahas oleh berbagai sumber lain, tersedia lebih banyak konteks yang dapat membantu orang maupun sistem memahami keberadaan brand tersebut.
Misalnya, sebuah perusahaan digital marketing tidak hanya menjelaskan layanannya sendiri di website. Perusahaan tersebut juga mungkin disebut dalam artikel industri, wawancara, diskusi profesional, atau ulasan pelanggan.
Berbagai penyebutan tersebut membentuk gambaran yang lebih luas mengenai brand.
Inilah salah satu alasan mengapa membangun kehadiran brand di luar website sendiri menjadi semakin relevan.

Brand Mention Membantu Membangun Kepercayaan
Jumlah penyebutan brand bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan.
Satu penyebutan dari sumber yang benar-benar relevan dengan industri dapat lebih bermakna daripada puluhan penyebutan dari sumber yang tidak memiliki hubungan dengan topik.
Sebagai contoh, brand yang bergerak di bidang kesehatan akan lebih terbantu jika dibahas oleh media atau sumber yang memang memiliki kaitan dengan kesehatan dibandingkan disebut di banyak situs yang tidak relevan.
Karena itu, strategi brand mention sebaiknya tidak berfokus pada sebanyak mungkin penyebutan, tetapi pada penyebutan yang relevan, alami, dan dapat dipercaya.
Tidak Semua Brand Mention Memiliki Nilai yang Sama
Memilih website agency yang tepat adalah langkah strategis, bukan sekadar transaksi jasa. Dari 12 agensi yang telah dibahas, mulai dari essentials the agency hingga Next Digital Indonesia, setiap pilihan memiliki keunggulan unik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik bisnis Anda, baik untuk SEO, branding, e-commerce, atau strategi digital marketing yang lebih luas.
Langkah selanjutnya adalah menghubungi 2 atau 3 agensi dari daftar ini yang paling relevan dengan kebutuhan Anda, lalu membandingkan proposal dan pendekatan kerja mereka sebelum membuat keputusan akhir.
Brand Mention dan Prinsip E-E-A-T
Brand mention juga dapat dikaitkan dengan prinsip E-E-A-T yang sering digunakan untuk memahami kualitas sebuah sumber informasi.
E-E-A-T terdiri dari:
Experience — pengalaman langsung yang dimiliki seseorang atau organisasi.
Expertise — pengetahuan atau kemampuan yang relevan dengan topik.
Authoritativeness — tingkat pengakuan atau kredibilitas sebuah sumber.
Trustworthiness — tingkat kepercayaan terhadap informasi dan pihak yang menyampaikannya.
Misalnya, sebuah perusahaan SEO tidak hanya mengatakan bahwa mereka ahli dalam SEO. Jika perusahaan tersebut juga aktif memberikan edukasi, memiliki pengalaman menangani proyek, dibahas dalam publikasi industri, dan mendapatkan pengakuan dari pihak lain, calon pelanggan memiliki lebih banyak alasan untuk memahami kredibilitasnya.
Dengan kata lain, reputasi tidak hanya dibangun dari apa yang brand katakan tentang dirinya sendiri, tetapi juga dari bagaimana pihak lain membicarakan brand tersebut.
Bagaimana AI Memahami Sebuah Brand?
Ketika seseorang bertanya kepada AI mengenai suatu brand, jawaban yang diberikan tidak selalu hanya berasal dari website resmi brand tersebut.
Informasi mengenai brand dapat tersedia dalam berbagai sumber di internet.
Karena itu, keberadaan brand di ekosistem informasi yang lebih luas menjadi semakin penting.
Bayangkan seseorang bertanya:
“Apa itu Brand X dan apakah perusahaan tersebut memiliki pengalaman di bidang SEO?”
Jika Brand X hanya memiliki halaman layanan di website sendiri, informasi yang tersedia mungkin terbatas pada apa yang diklaim perusahaan.
Namun, jika Brand X juga pernah dibahas dalam publikasi industri, memiliki studi kasus, mendapatkan ulasan pelanggan, dan disebut oleh sumber yang relevan, tersedia lebih banyak informasi yang dapat membantu membentuk pemahaman mengenai brand tersebut.
Ini bukan berarti brand mention otomatis membuat AI memberikan rekomendasi tertentu. Tidak ada jaminan bahwa sebuah brand akan muncul dalam setiap jawaban AI hanya karena banyak disebut.
Yang lebih penting adalah membangun jejak informasi yang konsisten, relevan, dan dapat dipercaya.
Apa Bedanya Brand Mention dengan Backlink?
Keduanya sering dianggap sama, padahal berbeda.
Brand mention adalah ketika nama brand disebut oleh pihak lain.
Backlink adalah tautan dari website lain yang mengarah ke website Anda.
Sebuah artikel dapat menyebut nama brand tanpa memberikan tautan. Dalam kondisi tersebut, tetap terjadi brand mention.
Sebaliknya, sebuah website dapat memberikan tautan tanpa banyak membahas brand secara mendalam.
Karena itu, strategi membangun kehadiran brand tidak seharusnya hanya berfokus pada mendapatkan tautan.
Konteks pembicaraan, relevansi sumber, dan reputasi pihak yang menyebut brand juga perlu diperhatikan.
Bagaimana Cara Mendapatkan Brand Mention Secara Alami?
Ada beberapa pendekatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peluang brand disebut oleh pihak lain.
1. Buat konten yang layak dirujuk
Konten yang memberikan informasi bermanfaat memiliki peluang lebih besar untuk dijadikan referensi.
Misalnya:
- Hasil penelitian sederhana
- Data industri
- Studi kasus
- Panduan praktis
- Wawancara dengan ahli
- Analisis berdasarkan pengalaman
- Pendapat profesional mengenai suatu topik
Jangan hanya membuat konten untuk memenuhi jumlah artikel. Buat informasi yang memang memiliki alasan untuk dikutip atau dibahas oleh pihak lain.
2. Bagikan pengalaman nyata
Pengalaman langsung dapat menjadi pembeda dari konten yang hanya mengulang informasi umum.
Jika perusahaan pernah menjalankan sebuah strategi, jelaskan prosesnya, tantangan yang dihadapi, dan pembelajaran yang diperoleh.
Tentunya, informasi yang dibagikan harus dapat dipertanggungjawabkan.
3. Bangun hubungan dengan komunitas dan industri
Brand tidak harus selalu mempromosikan diri.
Berpartisipasi dalam diskusi industri, menghadiri acara, memberikan wawasan, atau berbagi pengetahuan dapat membantu brand dikenal oleh orang-orang yang relevan.
Hubungan yang terbangun secara alami dapat membuka peluang munculnya penyebutan brand di kemudian hari.
4. Berikan informasi yang mudah digunakan media
Jika sebuah brand memiliki data, pendapat ahli, atau informasi yang relevan dengan topik tertentu, buat informasi tersebut mudah ditemukan dan dipahami.
Media dan pembuat konten biasanya membutuhkan sumber yang jelas ketika membuat sebuah pembahasan.
Semakin mudah informasi digunakan, semakin besar peluang brand mendapatkan perhatian dari sumber yang relevan.
5. Dorong pelanggan memberikan pengalaman yang jujur
Pengalaman pelanggan dapat menjadi sumber informasi yang berharga.
Brand dapat meminta pelanggan memberikan ulasan secara jujur setelah menggunakan produk atau layanan. Yang perlu dihindari adalah membuat ulasan palsu atau memberikan informasi yang menyesatkan.
Kepercayaan membutuhkan kejujuran.
Apakah Brand Mention Bisa Menjamin Brand Muncul di AI?
Tidak.
Ini merupakan hal penting yang perlu dipahami.
Tidak ada strategi yang dapat menjamin sebuah brand selalu muncul dalam jawaban AI tertentu. Sistem AI menggunakan berbagai sumber, metode, dan pertimbangan yang dapat berubah dari waktu ke waktu.
Karena itu, tujuan membangun brand mention sebaiknya bukan sekadar mengejar kemunculan di AI.
Tujuan yang lebih sehat adalah membangun reputasi digital yang kuat dan memastikan informasi mengenai brand tersedia secara jelas di berbagai sumber yang relevan.
Jika dilakukan secara konsisten, manfaatnya dapat dirasakan bukan hanya dari sisi pencarian berbasis AI, tetapi juga dari calon pelanggan yang melakukan riset sebelum membeli.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Dalam membangun brand mention, ada beberapa pendekatan yang sebaiknya dihindari.
Mengejar jumlah penyebutan
Banyak penyebutan tidak selalu berarti reputasi yang lebih baik. Kualitas dan relevansi sumber tetap penting.
Membuat penyebutan secara tidak alami
Jangan membuat artikel atau komentar hanya untuk memasukkan nama brand sebanyak mungkin. Cara seperti ini dapat membuat konten terlihat tidak natural dan justru mengurangi kepercayaan.
Mengabaikan reputasi sumber
Tidak semua website atau platform memiliki tingkat kredibilitas yang sama. Pertimbangkan relevansi dan reputasi sumber sebelum melakukan kerja sama atau publikasi.
Membuat klaim yang tidak dapat dibuktikan
Hindari menyebut brand sebagai “yang terbaik”, “nomor satu”, atau klaim serupa jika tidak memiliki dasar yang jelas.
Konten yang dapat dipercaya sebaiknya didukung oleh fakta, pengalaman, atau sumber yang dapat diperiksa.
Checklist Membangun Brand Mention
Sebelum menjalankan strategi brand mention, pastikan beberapa hal berikut sudah diperhatikan:
- Nama dan informasi brand konsisten di berbagai platform.
- Website menjelaskan produk atau layanan dengan jelas.
- Informasi mengenai brand mudah ditemukan.
- Konten memiliki pengalaman atau informasi yang nyata.
- Sumber yang digunakan relevan dan dapat dipercaya.
- Brand aktif dalam komunitas atau lingkungan industrinya.
- Ulasan pelanggan diperoleh secara jujur.
- Tidak mengejar penyebutan hanya demi jumlah.
- Informasi yang sudah tidak relevan diperbarui secara berkala.
Brand mention menjadi semakin relevan karena cara orang menemukan dan menilai informasi terus berubah.
Di era AI, brand tidak cukup hanya berbicara tentang dirinya sendiri. Kehadiran dan pembahasan dari sumber lain dapat membantu membentuk gambaran yang lebih lengkap mengenai sebuah brand.
Namun, strategi ini bukan tentang mengejar sebanyak mungkin penyebutan. Fokus yang lebih penting adalah membangun informasi yang konsisten, pengalaman yang nyata, sumber yang relevan, serta reputasi yang dapat dipercaya.
Dengan pendekatan tersebut, brand dapat membangun kehadiran digital yang lebih kuat dan memberikan lebih banyak informasi bagi orang yang sedang mencari, membandingkan, atau mempertimbangkan sebuah produk maupun layanan.
Ingin Belajar SEO Lebih Mendalam?
Memahami SEO di era AI membutuhkan lebih dari sekadar mengetahui cara menggunakan kata kunci. Anda juga perlu memahami bagaimana membangun konten, reputasi, dan strategi digital yang relevan dengan perubahan perilaku pencarian.
Jika ingin mempelajari SEO dengan pendekatan yang lebih terstruktur, Anda dapat mengikuti kelas SEO dari Essentials The Agency.
Pelajari SEO lebih lanjut dan mulai bangun strategi digital yang lebih terarah bersama Essentials The Agency.


